Kurikulum merupakan wahana belajar-emngajar yang dinamis, oleh karena itu, perlu dinilai dan dikembangkan secara terus menerus dan berkelanjutan, sesuai dengan perkembangan yang ada dalam masyarakat. Dalam pengembangannya kurikulum mengacu pada unsur, yaitu :
- Nilai dasar yang merupakan falsafah dalam pendidikan manusia seutuhnya;
- Fakta empirik yang tercermin dari pelaksanaan kurikulum baik berdasarkan penilaian kurikulum, studi, maupun survey lainnya;
- Landasan teori yang menjadi arahan pengembangan dan kerangka penyorot.
Nilai dasar yaktni Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, merupakan falsafah pendidikan dalam rangka membentuk manusia Indonesia seutuhnya sesuai dengan rumusan dalam DBHN 1983. Untuk mencapat tujuan tersebut secara efektif, efisien dan optimal, maka penyelenggaraan pendidikan perlu disesuaikan dengan perkembangan dan perubahan masyarakat yang sedang membangun, serta kemajuan ilmu dan teknologi. Selain dari itu , BGHN 1983 juga menggariskan bahwa perlu peningkatan mutu dan perluasan pendidikan dasar dalam mewujudkan dan memantapkan pelaksanaan wajib belajar. Hal ini berakibat perlunya pembenahan kurikulum sekolah Pendidikan Guru (SPG) sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sistem pendidikan di Indonesia.
Baca juga : Sejarah Kurikulum Indonesia
Berdasarkan fakta empirik yang diperoleh dari penilaian kurikulum pendidikan menengah keguruan yang dilaksanakan sejak tahun 1981 ditemukan sejumlah unsur baru dalam GBHN 1983 yang perlu ditampung dalam kurikulum, adanya kesenjangan antara program pendidikan baik dengan kebutuhan anak didik maupun dengan lapangan kerja sebagai guru pada tingkat pendidikan dasar, dan terlalu saratnya materi kurikulum yang harus diberikan. Hasil Studi yang dilakukan menunjukan bahwa lapangan kerja, khususnya untuk menjadi guru TK dan di SD mengehendaki agar SPG diarahkan pada kemampuan dan ketrampilan membimbing anak didik/murid dalam belajar. Hal ini berarti bahwa kualitas siswa perlu ditingkatkan lagi dalam rangka menghadapi anak didik TK dan Murid SD yang secara menyeluruh semakin kompleks dan berbeda-beda tingkat sosial, ekonomi maupun tingkat perkembangannya. Sehubungan dengan hal itu diharapkan agar para lulusan SPG betul betul dapat menjadi calon guru yang terampil dan siap melaksanakan tugasnya.
[…] Baca juga : Kurikulum SPG (Sekolah Pendidikan Guru) […]