Bagi satuan pendidikan vokasi, Kurikulum Merdeka yang
digagas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
(Kemendikbudristek) pada Februari 2022 lalu, tidak sekadar wacana.
Sebaliknya, Kurikulum Merdeka sudah diimplementasikan oleh
sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK), terutama oleh SMK yang
menyelenggarakan program SMK Pusat Keunggulan.
Tentu saja, hadirnya Kurikulum Merdeka memberikan angin segar bagi
satuan pendidikan vokasi. Selain memerdekakan bagi guru dan siswa
dalam proses belajar dan mengajar, kurikulum tersebut juga memberikan
ruang bagi SMK untuk berkolaborasi dengan dunia usaha dan industri.
Melalui kurikulum ini, industri dapat terlibat dalam proses pembelajaran,
mulai dari dari penyusunan kurikulum yang sesuai kebutuhan industri
hingga keterlibatan praktisi dari industri dalam proses mengajar.
Untuk melihat sejauh mana implementasi Kurikulum Merdeka di satuan
pendidikan vokasi, Majalah Vokasi Edisi ke-9 tahun 2022 mengupas tuntas
mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan vokasi.
Edisi kali ini juga akan mengulik keunggulan Kurikulum Merdeka dan
dampaknya bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) vokasi yang
unggul dan berdaya saing.
Selain itu, dalam Rubrik Vokasi Keren, Majalah Vokasi juga menyajikan
sejumlah terobosan yang dilakukan satuan pendidikan vokasi dalam
mengembangkan pendidikan vokasi. Salah satunya adalah inovasi dari
SMK Metland Transyogi, yang mengembangkan ekosistem pembelajaran
yang menyenangkan untuk melahirkan SDM yang unggul.
Melaui program SMK Pusat Keunggulan dengan Skema Pemadanan,
SMK Metland Transyogi berhasil mengembangkan Edotel, Club House
hingga teknologi Metaverse.
Untuk memberikan inspirasi bagi pembacanya, Majalah Vokasi Edisi
ke-9 kali ini juga menampilkan sosok Anton Koswoyo, seorang dosen di
Politeknik Nageri Tanah Laut yang berhasil memberdayakan masyarakat,
khususnya kelompok petani peternak dengan memberikan pelatihan
pembuatan pakan ternak fermentasi.
Berbagai produk unggulan pendidikan vokasi juga disajikan dalam
edisi kali ini. Salah satu produk unggulan tersebut adalah Conipet, sebuah
produk camilan creamy treats untuk meningkatkan kesehatan hewan, yang
diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Paramedik Veteriner, Sekolah
Vokasi IPB.
Selain itu, ada liputan Gamelab Indonesia, yang memberikan pelatihan
kepada lulusan SMK yang belum bekerja dengan membekali kecakapan
digital melalui program bootcamp. Ada juga liputan kontribusi PT Sinar
Mas dalam meningkatkan pendidikan vokasi.
Tentu saja masih banyak lagi liputan Redaksi Majalah Vokasi yang
bisa menjadi inspirasi bagi pembaca dalam mengembangkan pendidikan
vokasi. Selamat membaca.
[…] Baca juga : Majalah Vokasi September 2022 […]