Catatan Mengenai Kurikulum Merdeka – Gunawan Efendi S.T.P., M.B.A. menyampaikan paparan lain:

  1. Perubahan Kurikulum-13 Kurikulum Darurat, dan menjadi Kurikulum Prototipe/Merdeka sudah sesuai dengan harapan karena setiap sekolah dapat menyesuaikan diri terhadap kebutuhan dan kondisi setempat (Merdeka Belajar dan Merdeka Mengajar), sehingga berpeluang untuk menghasilkan lulusan yang bermutu dan berkarakter Pancasila
  2. Kurikulum Darurat, efektif meningkatkan pemulihan pembelajaran karena adaptif dan aplikatif untuk kondisi sekolah yang beragam, yang ditunjukan melalui evaluasi internal terhadap raport pendidikan yang terlihat dari asesmen literasi dan numerasi, dengan selisih +/- 30 % lebih tinggi daripada yang masih menggunakan K-13 sadaran kemanusiaan melalui mata pelajaran humaniora dan ilmu sosial.
  3. Penerapan kurikulum secara optional telah memberikan kesempatan kepada sekolah untuk beroperasi dengan baik dan leluasa, beradaptasi dan belajar, serta mengukur tingkat kesiapan menuju diterapkannya Kurikulum Merdeka pada tahun 2024
  4. Menyampaikan usulan dan masukan, sebagai berikut :
    • kemendikbudrsitek RI perlu membuat tolak ukur capaian (milestone) bagi setiap opsi, supaya sekolah bisa siap pada saat kurikulum merdeka berlaku.
    • Sekolah yang memilih Impelementasi Kurikulum Merdeka Mandiri (IKM Mandiri) diberikan pendampingan dan difasilitasi setara dengan sekolah penggerak, termasuk BOS kinerja.
    • Kemudahan bagi semua guru dan kepala sekolah untuk mengikuti Diklat Guru/Kepala Sekolah Penggerak.
    • Mencari solusi yang tetap dan cepat untuk merubah mindset Kepala Daerah, Disdik, Korwil, Pengawas, Kepala Sekolah dan guru, agar memiliki persepsi yang sama untuk bergerak.

Baca Juga : Kajian Akademik Kurikulum Merdeka

Catatan Mengenai Kurikulum Merdeka

Sumber : https://www.dpr.go.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *