Peningkatan Proses Pembelajaran – Direktorat Pembinaan SMK yang mencanangkan tema pembangunan pendidikan jangka panjang 2005-2024, pembangunan SMK diarahkan pada peningkatan daya saing internasional sebagai pondasi dalam membangun kemandirian dan daya saing bangsa dalam menghadapai persaingan global.
Dalam upaya mewujudkan program ini, berbagai kebijakan telah dicanangkan, antara lain ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka Peningkatan Kualitas
dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia, makin menegaskan bahwa SMK harus semakin lebih mendekatkan diri dengan kebutuhan dunia kerja. Seiring dengan pertumbuhan dunia usaha dan industri di Indonesia, tuntutan akan tenaga terampil lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) semakin meningkat. Oleh karena itu, SMK perlu membekali peserta didiknya dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dunia usaha dan industri.
Dalam konteks membekali lulusan SMK agar siap masuk dalam bursa kerja, beberapa indikator kompetensi dalam Peningkatan Proses Pembelajaran abad 21 yang perlu dimunculkan antara lain: 1) literasi era digital (digital age literacy), 2) komunikasi efektif (effective communication), 3) berpikir inventif (inventive thinking),dan 4) produktifitas tinggi (high productivity) (Afandi dan Sajidan,2017: 29-32). SMK sebagai lembaga pendidikan yang berpotensi untuk mempersiapkan SDM yang dapat terserap oleh dunia kerja, karena materi teori dan praktik yang bersifat aplikatif sesuai dengan kebutuhan dunia kerja (Jatmoko, 2013),
diharapkan mengelaborasi indikator pembelajaran abad 21 tersebut dalam proses pembelajaran dan penilaian di kelas. Hal ini sejalan dengan Finlay (2007) yang menyebutkan kepentingan global terhadap SMK yang mampu memenuhi tuntutan dunia kerja yang terampil, serta Agrawal (2013) yang menyatakan
bahwa SMK tidak hanya penting dalam memberikan kesempatan kerja kepada individu tetapi juga membantu dalam meningkatkan produktivitas.