Pembinaan Ketarunaan

Pembinaan Ketarunaan – Pada era globalisasi dan modernisasi yang sedang berjalan pada saat ini memungkinkan terjadinya perubahan-perubahan. Perubahan tersebut meliputi beberapa aspek seperti politik, sosial, budaya. Kemajuan zaman tidak seharusnya selalu menimbulkan dampak negatif. Salah satu dampak dari kemajuan zaman yang terlihat sangat jelas adalah menurunnya kedisplinan khususnya di kalangan genarasi muda. Sementara itu, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pada saat ini tidak lepas dari peran pendidikan yang merupakan bagian hakiki dari kehidupan masyarakat. (Febriyanti,2015).

Pendidikan merupakan salah satu keharusan dalam kebutuhan yang sangat penting bagi setiap individu,
didalam pendidikan proses belajar mengajar dan proses pembelajaran merupakan inti pendidikan yang
didalamnya melibatkan guru sebagai pengajar dan siswa sebagai pembelajar. Nana Sudjana (1988)
mengatakan bahwa, belajar merupakan suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan yang
ada dalam diri seseorang, perubahan sebagai hasil, dan belajar dapat ditunjukkan dalam bentuk
seperti perubahan pengetahuan, perubahan sikap, dan tingkah laku.
Sesuai dengan yang diamanatkan oleh Undang-undang No.20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional yang menyebut tujuan pendidikan nasional adalah: “Untuk berkembangnya potensi peserta
didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
Pendidikan yang ada di negara Indonesia merupakan upaya dari pemerintah untuk menyiapkan Sumber
Daya Manusia yang bermutu dan berkualitas serta membentuk karakter warga negara. Pendidikan
tidak hanya memberikan pengetahuan yang paling mutakhir, namun juga harus mampu membentuk
karakter kuat setiap peserta didik sehingga mampu mengembangkan potensi diri dan menemukan
tujuan hidup dalam hal pembentukan karakter kewarganegaraan (Civic Disposition).

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal merupakan komponen yang sangat penting dalam
mengembangkan sikap disiplin peserta didik. Perilaku peserta didik terbentuk dan dipengaruhi
oleh berbagai faktor, antara lain faktor lingkungan, keluarga dan sekolah. Tidak dapat dipungkiri bahwa sekolah merupakan salah satu faktor dominan dalam membentuk dan mempengaruhi perilaku
peserta didik.

download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *