Dalam Penyediaan Sarana dan Prasarana SMK
PANDUAN PELIBATAN MASYARAKAT & INDUSTRI – Sarana dan prasarana merupakan hal yang vital dan sangat penting dalam menunjang kelancaran atau kemudahan proses pembelajaran. Sarana pendidikan adalah semua fasilitas yang diperlukan dalam proses belajar mengajar baik yang bergerak maupun tidak bergerak agar pencapaian tujuan pendidikan dapat berjalan dengan lancar, teratur, efektif dan efisien. Masyarakat menjadi bagian penting dalam
penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Merujuk pada UUD Sisdiknas No. 20 tahun 2003, bersama pemerintah dan keluarga, masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam konteks pendidikan.
Atas dasar tersebut, maka masyarakat dengan demikian memiliki peran dan dapat terlibat dalam memberikan masukan untuk pengembangan sekolah di lingkungannya. Dari teknis edukasi seperti proses belajar mengajar, pelaksanaan kurikulum, hingga terkait sarana dan prasarana sekolah. Untuk yang terakhir, yaitu terkait sarpras, keterlibatan masyarakat juga menjadi penting sekali. Terutama untuk menciptakan atmosfer kebersamaan dalam meningkatkan kualitas di sekolah. Fungsi kontrol dari masyarakat juga dapat membantu bagaimana pelayanan publik dapat terselenggara sebagaimana mestinya.
Baca Juga : Panduan Kualitas Sarana dan Prasarana SMK
Masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan nasional, penting juga untuk terlibat dalam penyediaan sarana dan prasarana. Tentu saja pelibatan tersebut beragam bentuknya, bisa berupa sumbangan ide, tenaga, relasi, atau bahkan dana secara langsung. Agar peran dan fungsi ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai arahan konstitusi, maka perlu sekali ada buku panduan pelibatan masyarakat dan industri dalam penyediaan sarpras sekolah.
KEBERHASILAN pendidikan sesungguhnya tidak semata ditentukan oleh proses pendidikan di sekolah
saja. Ada banyak pihak luar sekolah yang ikut memberi andil sangat besar untuk memajukan pendidikan.
Karena itu, pendidikan merupakan tanggungjawab bersama; antara sekolah, pemerintah (pusat), pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha dan dunia industri, dan terutama keluarga sebagai
lingkungan terdekat dengan peserta didik. Kesemuanya harus berjalan beriringan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Kebijakan sebaik apa pun jika hanya melibatkan pemerintah dan sekolah, niscaya sulit diimplementasikan. Sebaliknya, jika terjadi keseimbangan peran di antara semua stakeholder, maka kebijakan-kebijakan yang dirumuskan akan dengan mudah dapat diimplementasikan. Puncaknya, tujuan pendidikan pun akan dapat diwujudkan dengan cepat dan mudah. PANDUAN PELIBATAN MASYARAKAT & INDUSTRI