Program Guru Penggerak

Sebanyak 11.730 Guru Ikuti Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program yang diikuti oleh 11.386 peserta reguler dan 344 peserta rekognisi ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan di dunia pendidikan dan mendorong terwujudnya Merdeka Belajar bagi peserta didik. Ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan tantangan zaman.

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP)

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) adalah salah satu inisiatif besar yang diluncurkan oleh Kemendikbudristek untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. PGP merupakan bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang fokus pada peningkatan kemampuan kepemimpinan para guru dalam proses pembelajaran. Program ini dirancang untuk menjadikan para guru sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu menggerakkan komunitas belajar di sekitarnya.

Dalam rangka menciptakan pendidikan yang inklusif dan berpusat pada peserta didik, PGP berfokus pada pengembangan kompetensi kepemimpinan yang bisa menghasilkan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan menyenangkan. Dengan demikian, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal, dan guru sebagai fasilitator pembelajaran dapat berperan sebagai penggerak perubahan di sekolah dan komunitasnya.

PGP juga memiliki peran penting dalam membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep Merdeka Belajar. Melalui program ini, guru dilatih untuk mengimplementasikan pendekatan yang lebih fleksibel dan adaptif dalam pembelajaran, yang dapat memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar sesuai dengan kebutuhan, minat, dan bakat mereka. Guru yang berhasil menyelesaikan PGP nantinya akan dipromosikan menjadi pemimpin pendidikan yang dapat mengelola proses pembelajaran dengan lebih efektif dan menginspirasi para peserta didik.

Tahap dan Target PGP Angkatan 8

Praptono, Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, mengungkapkan bahwa program PGP Angkatan 8 ini telah dimulai dengan tahap pertama yang melibatkan 11.730 guru, yang terdiri dari 11.386 peserta reguler dan 344 peserta rekognisi. Tahap kedua program ini dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Juli dengan target 9.000 peserta tambahan. Dengan demikian, total peserta yang mengikuti PGP Angkatan 8 diperkirakan akan mencapai 20.000 guru.

Praptono juga menjelaskan bahwa sejak dimulai, program PGP telah berjalan melalui beberapa angkatan. Sampai saat ini, PGP telah berhasil menyelesaikan pendidikan untuk Angkatan 5, dengan total 24.038 guru yang telah menyelesaikan program tersebut. Guru-guru yang telah mengikuti PGP ini akan dipromosikan menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah secara bertahap.

Proses seleksi dan pendidikan yang dilakukan secara bertahap ini bertujuan untuk memastikan bahwa para guru yang terpilih memiliki kualitas kepemimpinan yang mumpuni dan siap memimpin perubahan dalam dunia pendidikan. Para guru yang berhasil lulus dari program ini tidak hanya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, tetapi juga menjadi agen perubahan yang dapat membangun sekolah yang lebih inklusif dan berdampak positif terhadap komunitas di sekitarnya.

Baca Juga : GURU PENGGERAK ITU APA SIH ?

Peran Pendidikan Guru Penggerak dalam Merdeka Belajar

Pendidikan Guru Penggerak (PGP) adalah salah satu bagian integral dari kebijakan Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek. Konsep Merdeka Belajar bertujuan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih fleksibel, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta tuntutan perkembangan zaman. Dalam hal ini, guru memiliki peran yang sangat penting untuk mewujudkan pendidikan yang merdeka, di mana peserta didik diberikan kebebasan untuk belajar sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Dengan mengikuti PGP, para guru dilatih untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang tidak hanya menguasai materi akademik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif, menarik, dan relevan dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Guru yang berhasil menyelesaikan PGP diharapkan dapat menggerakkan komunitas belajar di sekitar mereka, mengimplementasikan pendekatan yang inovatif dalam mengajar, serta membimbing peserta didik untuk menemukan potensi terbaik mereka.

Pendidikan yang berbasis pada Merdeka Belajar ini juga mendorong perubahan dalam cara guru berinteraksi dengan siswa. Guru bukan lagi hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk belajar mandiri, kritis, dan kreatif. Oleh karena itu, program PGP menjadi langkah penting dalam membentuk para guru yang mampu memimpin pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan memfasilitasi perkembangan karakter dan kompetensi mereka secara holistik.

Pesan dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan untuk 11.730 Guru Ikuti Pendidikan Guru Penggerak

Nunuk Suryani, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, mengingatkan kepada semua calon Guru Penggerak agar bersabar dalam menjalani pendidikan selama beberapa bulan ke depan. Ia menekankan bahwa tujuan utama dari program PGP adalah untuk mendorong guru menjadi pemimpin pendidikan yang dapat menciptakan rasa aman, nyaman, dan bahagia bagi peserta didik. Hal ini merupakan elemen kunci dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang positif, yang pada gilirannya akan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Program ini juga sejalan dengan visi besar Kemendikbudristek untuk menciptakan sistem pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga inklusif dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran, serta memberikan ruang bagi kreativitas dan inovasi, adalah kunci untuk mempersiapkan generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan global.

Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 8 yang diikuti oleh 11.730 guru merupakan langkah besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui pelatihan kepemimpinan yang terfokus pada kepemimpinan pembelajaran, diharapkan para guru dapat menggerakkan perubahan positif di sekolah-sekolah mereka, mengimplementasikan konsep Merdeka Belajar, dan membentuk generasi muda yang siap menghadapi masa depan. Program ini juga mencerminkan komitmen Kemendikbudristek untuk menjadikan pendidikan di Indonesia lebih inklusif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Sumber : https://www.tribunnews.com/nasional/2023/05/15/kemendikbudristek-11730-guru-ikuti-pendidikan-guru-penggerak-angkatan-8 11.730 Guru Ikuti Pendidikan Guru Penggerak

One thought on “Kemendikbudristek: 11.730 Guru Ikuti Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *