Majalah Jendela Edisi 55

Ketersediaan tenaga kerja yang andal menjadi kebutuhan utama dunia usaha dan industri. Selama ini, fakta bahwa terdapat kesenjangan antara kualitas lulusan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan industri mengakibatkan banyak lulusan yang tidak terserap dunia kerja. Kehadiran Merdeka Belajar 11: Kampus Merdeka Vokasi, yang diluncurkan pada Mei lalu, menjadi upaya Kementerian pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk menyelaraskan kebutuhan tersebut. Bagaimana program Kampus Merdeka Vokasi diterapkan di perguruan tinggi negeri maupun swasta, siapa saja yang bisa mengikuti program ini, dan keluaran apa yang diharapkan, dibahas lengkap pada rubrik Fokus edisi kali ini. Tidak lupa Jendela tampilkan pendapat dari praktisi yang turut mengimplementasikan program Kampus Merdeka Vokasi.
Selanjutnya pada rubrik Resensi Buku, redaksi suguhkan buku berjudul “Perilaku Hidup bersih dan Sehat di Sekolah”. Buku setebal 24 halaman ini bisa menjadi bacaan menarik bagi guru, siswa, dan orang tua, yang menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Simak penjelasan lebih lengkap pada edisi ini di halaman 30. Sementara itu, pada rubrik Seputar Film Indonesia kali ini, Jendela menghadirkan ulasan film yang berjudul “Ali dan Ratu-ratu Quens”. Drama yang dibintangi Iqbaal Ramadhan ini, menceritakan
perjalanan Ali yang mencari ibu kandungnya di New York. Berjuang mencari alamat sang ibu, bertahan
hidup di kota besar di negeri orang, hingga sentuhan romantisme mengisi cerita di film ini. Lalu bagaimana akhir kisah Ali selanjutnya? Baca artikelnya di halaman 22 dan 23. Pada rubrik Kebudayaan, pembaca dapat menikmati artikel tentang Kongres Musik Tradisi (KMT) yang baru pertama kali digelar. Di sini pembaca dapat mengetahui apa saja yang dibicarakan dalam sidang- sidang Prakongres, hingga hasil rekomendasi yang disampaikan dalam KMT. Simak ulasannya di halaman 35 s.d. 37.

Baca juga : Majalah Vokasi Februari 2023

Di rubrik Kajian, ada suguhan artikel tentang bagaimana meningkatkan disiplin perilaku siswa kejuruan dalam menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta penggunaan alat pelindung diri. Di dalamnya juga terdapat rekomendasi bagi penyelenggara pendidikan kejuruan dalam meningkatkan kesadaran siswa. Ulasannya dapat disimak di halaman 38 s.d. 40. Terakhir, rubrik yang tidak boleh dilewatkan ada Bangga Berbahasa Indonesia, yang kali ini menyajikan artikel ringan tentang berbahasa yang sehat dan menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang tangguh. Selain itu ada juga ulasan untuk mengenal kata baku dan tidak baku. Kedua ulasan tersebut dapat dibaca di halaman 41 dan 42.
Redaksi ucapkan terima kasih atas dukungan para pembaca setia Jendela sehingga majalah ini dapat
terbit untuk menjadi referensi serta tambahan informasi mengenai kebijakan Kemendikbudristek.
Jangan lupa untuk ikuti akun media sosial Jendela di Facebook Majalah Jendela Dikbud. Tinggalkan jejak
dengan berkomentar pada salah satu unggahan. Akhir kata, selamat membaca dan ambil manfaat dari
artikel-artikel yang tersaji.

Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *