Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk
dapat bekerja dalam bidang tertentu (UU No. 2/1989). Secara khusus, tujuan pendidikan
mengutamakan penyiapan siswa untuk memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap profesional (PP No. 29/1990). Adanya kcmajuan ilmii pengetahuan dan teknologi (IPTEK) cukiip banyak memberikan dampak perubahan dan pengembangan pada jenis dan keraampuan keija dalam proses produksi yang menghasilkann barang dan/atau jasa. Oleh karena itu program pendidikan kejunian pada Sekolah Menengab Kejuruan (SMK) perlu dikembangkan agar tamatan SMK dapat memperoleh kemampuan profesional yangsesuai dengan kebutulian dimia keija yang berubah dan berkembang tersebut. Fakta memperlihatkan bahwa masih cukup banyak kemampuan tamatan SMK yang belum dapat
meraenulii kebutiihan duiiia keqa tersebut. Selaiu itu, terlihat pula bahwa kemajuan IPTEK
menyebabkaii semakin banyaknya perubahan penggunaan perlatan pada suatu proses
produksi. Dalam rangka meningkatkan kualitas tamatan SMK ini perlu diadakan perlakuan
khusus dalam kegiatan belajar mengajar antara lain dengan menyelenggarakan Pendidikan
Sistem Ganda (PSG). Program ini dijalankan berdasarkan Kepmen No. 323/U/1997 yang
menyatakan bahwa setiap SMK berkewajiban menyelenggarakan program PSG bersama
dengan institusi pasangan (IP). Adanya PSG diharapkan akan lebih mempercepat penyesuaiaii
dan peningkatau kemampuan siswa dengan bekeija sambil belajar langsung di dunia keija.
Selain itu, diharapkan pula agar siswa dapat meuggunakan fasilitas peralatan keija di dunia
kerja yang mungkin sukar mituk dimiliki sekolah.
Baca Juga : Panduan Praktik Kerja Lapangan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
Berkaitan dengan PSG telah terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan:
- PSG Jalur Satu.
Kegiatan PSG ini lebih menekankaii pada pengenalan dan pemasyarakatan konsep PSG
pada masyarakat, terutama pada dunia keija yang merupakan mitra keija sekolah untuk
melaksanakan PSG. Kegiatan PSG ini dimulai pada tahmi 1994/1995. Kurikulum yang
digmiakan adalah kurikulum SMKtahun 1994. - PSG Jalur Dua .
Kegiatan PSG ini merupakan pengembangan model yang dimulai pada tahun 1995/1996.
Kegiatannya menipakan pengembangan model. Pelaksanaan konsep dilaksnakan di lima
SMK yang ditunjuk oleh Dir. Dikmenjur. Kegiatan yang disebut PSG-5-SMK ini
memperoleh bantuan tehnis dari pemerintah Jennan melalui GTZ. - Selain itu, kegiatan pengembangan model PSG-5-SMK yang berada di Depdikbud ini
merupakan bagian dari Proyek Pengembangan Sistem Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan
{National Technical and Vocational Education and Training Program-NTVET). Tujuan
jangka pendeknya (1997-2000) adalah ditcrimanya gagasan sistem pendidikan dan pelatihan
pada tingkat menengah dan tingkat pendidikan profesional yang berorientasi pada industri dan
jasa. Tujuan jangka panjangnya adalah terlaksana dan beroperasinya sistem pendidikan dan
pelatihan pada tingkat menengah dan tingkat pendidikan profesional yang berorientasi pada
industri dan jasa.
Konsep pokok PSG-5-SMK berawal dari pengertian sistem ganda yakni suatu bentuk
penyeleiiggaraan pendidikan keablian kejuruan yang memadukaii secara sistematis dan
sinkron program pendidikan di sekolah menengah kejuruan dengain program penguasaan
kealilian yang diperoleh melalui bekeija langsung pada pekeijaan sesungguhnya di institusi
pasangan, terarah untuk mencapai suatu tingkat keahlian profesional tertentu (SK Mendikbud
323/U/1997). Secara keselunUian terdapat 9 (sembilan) konsep yang dikembangkan pada peiigembaiigaii model PSG-5-SMK ini, sesiiai dengan kompoiien peiigembangan model di
atas.
Sumber : Kemdikbud
[…] Baca Juga : Model Pendidikan Sistem Ganda […]