peta jalan kurikulum 2013

Peta Jalan Kurikulum 2013 – Dunia pendidikan adalah suatu yang dinamis sifatnya. Perubahan situasi dan kondisi yang demikian pesat baik menyangkut perkembangan ilmu pengetahuan , tuntutan dunia industri, maupun perubahan sosial kemasyarakatan, menuntut pendidikan senantiasa menyesuaikan diri, bahkan harus mampu mengantisipasi perkembangan ke masa depan. itulah sebabnya, perubahan kurikulum adalah sebuah keharusan.

Dengan demikian perubahan kurikulum dibutuhkan demi relevansi pendidikan bagi kehidupan dan untuk mengantisipasi tantangan di masa depan. Pengembangan kurikulum yang melahirkan Kurikulum 2013 (K13) adalah amanat legal yang harus dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

kegelisahan masyarakat terhadap maraknya kenakalan pelajar, dekadensi moral, melemahnya karakter generasi muda, hingga maraknya korupsi menjadi perhatian serius dunia pendidikan. hasil riset dan studi internasional di bidang pendidikan juga dijadikan cerminan. Berbagai riset menujukan, kualitas peserta didik indonesia ternyata belum juga menggembirakan.

Kurikulum 2013 disiapkan dalam upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia. Kurikulum ini diyakini dapat memecahkan problem pendidikan clan untuk menyongsong kehidupan masa depan yang makin berlipat kompleksitas permasalahnya.
Kurikulum 2013 dirancang sebagai upaya mempersiapkan generasi Indonesia 2045 (saat usialOO tahun Kemerdekaan Indonesia), sekaligus memanfaatkan momentum populasi usia produktif yang jumlahnya sangat melimpah, agar menjadi bonus demografi clan tidak menjadi bencana demografi. Itulah sebabnya penekanan Kurikulum 2013 ada pada ranah substansi kompetensi lulusan, yaitu keutuhan clan keterpaduan kompetensi sikap (attitude), keterampilan (skills), clan pengetahuan (knowledge) yang lazim disingkat ASK Ini berbeda dengan pengertian afektif, psikomotorik, dan kognitif pada kurikulum sebelumnya.

Kompetensi sikap ditempatkan pada urutan pertama. Sikap inilah yang harus mendasari kompetensi lainnya, karena pengetahuan dan keterampilan bisa berkontribusi negatif pada kehidupan clan peradaban, apabila tidak dibarengi dengan sikap yang terpuji. Kurikulum 2013 telah diimplementasikan secara menyeluruh sejak tahun pelajaran 2014/2015. Berbagai sarana prasarana telah disiapkan, termasuk pelatihan untuk guru, kepala sekolah, dan pengawas dilakukan intensif agar pelaksanaan kurikulum berjalan sesuai harapan. Monitoring dan evaluasi(monev) berkelanjutan dijalankan untuk mengetahui sejauhmana Kurikulum 2013 terlaksana clan untuk mendeteksi hambatan apa yang terjadi di lapangan.

Baca juga : Sejarah Kurikulum Indonesia

Melaksanakan Kurikulum 2013 adalah kerja besar yang melibatkan banyak pihak. Butuh kerjasama solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, danmasyarakat agar Kurikulum 2013 berhasil diterapkan secara optimal. Semua itu dilakukan dengan satu semangat yang sama: demi kemajuanbangsa. Oleh karena itu pengelolaan kurikulum mutlak diperlukan. Pengelolaan berkait dengan pengaturan kewenangan di bidang kurikulum pada tingkat nasional, daerah, dan satuan pendidikan yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, clan
evaluas ikurikulum.Pada tingkat nasional, Pemerintah berwenang atas penyiapan dokumen-dokumen kurikulum, pedoman pelaksanaan kurikulum, buku teks pelajaran, clan pelatihan guru. Sedang pada tingkat daerah, pemerintah daerah(provinsi, kota, clan kabupaten) berwenang mengelola kurikulum dalam penyiapan dokumen kurikulum, buku panduan guru, clan buku teks pelajaran untuk muatan lokal.

Semua program akan berjalan manakala didukung dengan pembiayaan yang memadai. Demikian juga halnya denganKurikulum 2013.Mulai dari rancangan, penyusunan, implementasi, pendampingan, hingga monev semua memerlukan anggaran. Pada Anggaran Pendapatan clan Belanja Negara 2013, anggaran Kurikulum 2013 dibagi menjadi dua bagian yaitu anggaran untuk pengembangan clan anggaran untuk pelaksanaan.

Anggaran pengembangan digunakan untuk kegiatan penyiapan dokumen kurikulum, penulisan buku, ujipublik, dan monev. Sedangkan anggaran pelaksanaan dipakai untuk pengadaan buku siswa clan buku guru, pelatihan guru, clan monev. Pada tahun-tahun berikutnya mekanisme penganggaran Kurikulum 2013 akan senantiasa disempurnakan demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi. •

download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *