Majalah Jendela Edisi 52

Majalah Jendela Edisi 52 – Mewujudkan pendidikan Indonesia yang berkualitas adalah cita-cita bangsa ini. Dengan pendidikan yang berkualitas, sumber daya manusia yang diciptakan melalui pendidikan itu tentu akan membawa Indonesia mampu sejajar bahkan melebihi negara-negara maju lainnya. Ikhtiar berupa program dan kebijakan terus dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Demikian pula pada kebijakan Merdeka Belajar Episode 5: Program Guru Penggerak dan Merdeka Belajar Episode 7: Program Sekolah Penggerak. Dua kebijakan merdeka belajar yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim tersebut merupakan bagian menuju pembentukan pendidikan yang semakin berkualitas untuk menghasilkan SDM cemerlang. Jendela edisi kali ini mengangkat kedua program tersebut dalam satu fokus bahasan karena keduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan antara satu dengan yang lain. Selain mengulas tentang kebijakan pada dua kebijakan tersebut, redaksi juga hadirkan testimoni dari para penerima program serta pendapat pakar pendidikan mengenai kebijakan ini. Selain sajian dalam Fokus, redaksi hadirkan pula rubrik Resensi Buku yang kali ini mengulas singkat tentang koleksi terbaru Perpustakaan Dikbud, yaitu buku berjudul “Making Sense of World History”. Buku yang ditulis oleh Rick Szostak ini bercerita tentang pengetahuan kepada pembaca mengenai tema-tema sejarah dunia dalam kerangka kronologis dari zaman kuno hingga saat ini. Selanjutnya pada rubrik Seputar Dunia Perfilman
Indonesia, ada rekomendasi film Indonesia berjudul “Sobat Ambyar”. Film ini menjadi persembahan terakhir sang maestro campursari, almarhum Didi Kempot serta film pertama yang diperankan dan diproduseri oleh pria kelahiran Surakarta, 31 Desember 1966 itu. Simak ulasannya pada halaman 32.
Rubrik Kebudayaan juga tetap hadir pada edisi kali ini. Mengetengahkan topik tentang jalur rempah,
suguhan yang tersaji dalam rubrik ini adalah berupa artikel ringan tentang pentingnya masyarakat
mengenal dan menelusuri jalur rempah yang menjadi kekayaan bangsa ini. Melalui artikel ini, diperkenalkan juga laman jalurrempah.kemdikbud.go.id yang dapat dikunjungi kapanpun untuk menelusuri sejarah di balik jalur rempah. Pada rubrik selanjutnya, redaksi tampilkan hasil kajian
berjudul “Fleksibilitas Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19” yang ditulis ulang dengan
bahasa populer. Kajian ini dimuat dalam Jurnal Dikbud Vol. 5 No. 2 Tahun 2020. Pembaca dapat menyimaknya pada halaman 38. Terakhir, ada rubrik Bangga Berbahasa Indonesia yang menyuguhkan artikel tentang “Bunyi Konsonan”. Pada halaman selanjutnya, kami hadirkan pula daftar kata bahasa Indonesia yang diserap dari bahasa lainnya. Redaksi berharap, sajian tersebut dapat menambah khasanah pengetahuan kita terhadap bahasa Indonesia. Akhir kata, redaksi ucapkan selamat membaca majalah ini yang pada bulan Februari 2021 berhasil kembali meraih penghargaan perak dari ajang InMA (Inhouse Magazine) 2021 untuk kategori Majalah Elektronik Pemerintah/Lembaga Terbaik. Semoga seluruh artikel yang kami hadirkan dapat memberikan manfaat bagi semua pembaca. Terima kasih. Salam.

Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *