Majalah Jendela Edisi 51 – TAHUN 2020 telah kita lalui bersama. Tahun di mana tantangan nyata di depan mata.Beragam kebijakan pemerintah dilakukan untuk mengurangi dampak dari bencana nonalam tersebut. Termasuk di sektor Pendidikan dan kebudayaan. Keputusan-keputusan penting terjadi pada 2020. Tujuannya untuk melindungi seluruh warga sekolah dari penularan virus korona. Keputusan itu misalnya peniadaan ujian nasional, penyesuaian dana Bantuan Operasional Sekolah, pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang dilakukan secara daring, serta pelaksanaan belajar dari rumah. Kebijakan Merdeka Belajar juga tetap berlangsung, meski di tengah pandemi. Pada 2021, kebijakan merdeka belajar juga akan
terus dilanjutkan. Tujuannya agar visi Presiden dan Wakil Presiden untuk menciptakan SDM unggul dapat tercapai. Untuk itu, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 81,5 triliun akan lebih banyak digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Jendela edisi kali ini akan mengulas program pada 2021 dan capaian yang sudah dilakukan pada 2020. Sajian ini redaksi hadirkan sebanyak 21 halaman. Pada rubrik Resensi Buku, sebuah buku koleksi Perpustakaan Kemendikbud dapat menjadi pilihan bacaan bermutu bagi orang tua yang masih memiliki anak usia dini. Buku tersebut berisi tentang kegiatan pembelajaran di rumah yang dapat orang tua lakukan agar anak-anak tidak merasa bosan. Ulasan singkat buku ini dapat disimak pada halaman 30. Selanjutnya pada rubrik Seputar Film Indonesia, pembaca dapat membaca ulasan tentang film Indonesia pertama yang bertema persahabatan antara manusia dan hewan. Film yang dibintangi Acha Septriasa ini memiliki sejumlah fakta menarik di balik pembuatannya. Apa saja itu? Baca saja di halaman 32. Rubrik berikutnya yang tidak kalah menarik adalah rubrik Kebudayaan yang kali ini redaksi hadirkan tentang perjalanan pantun sebelum ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda UNESCO. Perjalanan cukup lama sejak pengusulan di 2017 akhirnya berbuah manis pada akhir 2020 yang lalu. Sebagai pengingat kembali, redaksi juga tampilkan sekilas mengenai pengetahuan pantun yang
dipelajari di bangku sekolah. Sajian redaksi lainnya tersuguh pada edisi ini adalah rubrik Kajian dan Bangga Berbahasa Indonesia. Kedua rubrik ini dapat disimak mulai halam 38 hingga 42. Selamat menikmati sajian Jendela edisi kali ini. Jika pembaca memiliki pertanyaan atau saran untuk majalah ini, silakan kunjungi facebook Majalah Jendela Dikbud. Tidak lupa redaksi ingatkan untuk mengunduh aplikasi Jendela pada google playstore maupun appstore agar tidak ketinggalan Jendela edisi terbaru. Selamat membaca. Salam.