Dalam rangka pelaksanaan pelayanan Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan
(BPPP), Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemdikbudristek,
mengadakan kegiatan Asesmen Bakat Minat (ABM) berbasis komputer untuk peserta didik
tingkat XII jenjang pendidikan SMA/SMK/MA di seluruh provinsi. Pelaksanaan layanan
ABM di satuan pendidikan bertujuan untuk memperoleh gambaran kemampuan peserta didik
pada bakat di bidang-bidang khusus dan minat berdasarkan ketertarikannya pada suatu jenis
kegiatan tertentu.
Pelayanan ABM di satuan pendidikan akan memberikan informasi mengenai bakat dan
minat peserta didik yang akan memperoleh gambaran bakat dan minat peserta didik
berdasarkan hasil dari instrumen yang diujikan.
Petunjuk teknis ini berisi tentang latar belakang, tujuan, petunjuk persiapan, dan
pelaksanaan layanan ABM. Petunjuk teknis ini disusun untuk membantu satuan pendidikan
yang melaksanakan ABM sehingga dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan yang
diharapkan. Selanjutnya kami sampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang
mendukung pelaksanaan layanan ABM.
Baca Juga : Pengembangan Bakat Dan Minat Peserta Didik SMK
Latar Belakang
Asesmen Bakat Minat (ABM) merupakan tes yang mengukur potensi seseorang
yang dirancang untuk memprediksi kemampuan peserta didik pada bakat di bidang-bidang
khusus dan minat berdasarkan ketertarikannya pada suatu jenis kegiatan tertentu. Hasil
ABM diharapkan dapat memberikan gambaran kepada peserta didik pada bidang keahlian
yang tepat sehingga menimbulkan motivasi dan kenyamanan dalam proses pembelajaran.
Aspek yang diukur dalam Tes Bakat terdiri atas kemampuan verbal, kuantitatif, penalaran,
spasial, mekanik, klerikal, dan penggunaan bahasa serta dilengkapi dengan Tes Minat.
Berbeda dari tes prestasi yang mengukur pengetahuan akademik, ABM disusun tidak
berdasar silabus mata pelajaran tertentu sehingga dalam menjawab soal lebih tergantung
pada daya nalar. Prosedur pengembangan butir soal ABM sudah terstandar sehingga
menghasilkan soal-soal yang valid dan terkalibrasi. Melalui soal yang terkalibrasi
tersebut, hasil tes dari beberapa subtes, waktu, dan paket yang berbeda akan dapat
dibandingkan. Tes bakat dirancang untuk memprediksi keberhasilan peserta didik pada
jurusan yang dikehendaki. Akurasi prediksi keberhasilan peserta didik pada jenjang/kelas
yang lebih tinggi dapat terlihat berdasarkan hasil tes. Tes minat dirancang untuk
mengetahui ketertarikan peserta didik pada bidang-bidang tertentu. Penggunaan tes
prestasi, tes bakat, dan tes minat secara bersama akan memberikan gambaran kemampuan
peserta didik secara lebih lengkap. Salah satu langkah yang dilakukan BPPP dalam
membantu satuan pendidikan untuk mengetahui gambaran bakat dan minat peserta didik
adalah melalui pelayanan ABM.
Tujuan
Pelayanan ABM di satuan pendidikan bertujuan untuk memberikan informasi ke
satuan pendidikan mengenai potensi peserta didik pada bidang-bidang khusus berdasarkan
aspek yang diukur dan kesesuaian dengan minatnya. ABM juga bermanfaat untuk
memprediksi kemampuan peserta didik jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan
belajar ke jenjang yang lebih tinggi atau pada situasi yang baru.