Majalah SMA No 7

Majalah SMA No 7 – Kerinduan mendalam terhadap suasana pembelajaran disekolah dirasakan mayoritas warga sekolah. Tak hanya peserta didik, tetapi juga para guru, tenaga kependidikan, dan juga kepala sekolah. Namun, kondisi pandemi COVID-19 masih belum usai. Sebarannya di beberapa daerah masih fluktuatif. Bahkan hingga kita memasuki tahun pelajaran baru tahun 2020-2021 kondisi masih sama. Menyikapi kondisi demikian, kita patut bersyukur karena Pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud, telah mengambil kebijakan untuk memprioritaskan keselamatan peserta didik dan warga satuan pendidikan lainnya. Kebijakan yang diambil atas pertimbangan banyak faktor, khusus-nya tentang kondisi sebaran virus corona di berbagai wilayah.

baca juga : Majalah Vokasi April 2023

Salam Redaksi, Karena itu kita harus memahami jika memasuki tahun pelajaran baru ini ada 97 persen peserta didik yang tetap belajar dari rumah. Sisanya, 3 persen diperbolehkan untuk bisa penyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Tentu saja dengan prosedur atau protokol kesehatan
yang ketat, termasuk masih harus bergantian saat masuk sekolah sebagaimana dianjurkan Pemerintah untuk pencegahan tertular COVID-19. Mereka harus taat dan ketat menerapkan protokol kesehatan. Sementara bagi yang belum berkesempatan, jangan berkecil hati. Kita tetap bisa mengikuti pembelajaran jarak jauh. Ikutilah proses pembelajaran yang dibimbing para guru dengan semangat. Kita jangan sampai patah semangat. Yakinlah kondisi ini pasti ada akhirnya. Dengan segala daya upaya, seperti halnya yang
sudah masuk, bagi peserta didik yang masih harus belajar dari rumah juga harus tetap berdisiplin diri untuk menerapkan protokol kesehatan. Jika tidak penting kita harus bersabar di rumah. Jika beraktivitas
di luar taatlah menerapkan protokol kesehatan: memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan diri sebagaimana dianjurkan. Dengan cara inilah kita bisa berkontribusi besar dalam upaya menekan
penyebaran COVID-19. Pandemi belum usai, kita jangan putus asa untuk berusaha maksimal melakukan pencegahan. Insya Allah tak ada yang sia-sia, bahkan saat kita harus memendam rindu untuk kembali ke sekolah. Pada waktunya kita akan kembali bersekolah dengan penuh kegembiraan.

Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *