Majalah Jendela Edisi 17 2017 hadir sebagai salah satu bentuk inovasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam layanan publikasi serta keterbukaan informasi melalui media daring (dalam jaringan/online) kepada masyarakat. Laman ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi mengenai kebijakan Kemendikbud yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja, tanpa terbatas pada format cetak.
Majalah Jendela Edisi 17 2017 sendiri terbit pertama kali pada 2016 yang menyajikan informasi secara mendalam tentang kebijakan dan program Kemendikbud. Majalah ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan data resmi Kemendikbud yang dapat dikutip maupun diambil manfaatnya oleh berbagai pemangku kepentingan Pendidikan dan kebudayaan lainnya.
Laman majalah Jendela Pendidikan dan Kebudayaan dapat diakses melalui komputer, laptop, maupun ponsel pintar dan dapat diunduh untuk dapat dibaca secara luring (luar jaringan/offline).
Baca Juga : Majalah Vokasi Edisi Januari 2023
Peran seorang pendidik dalam pelaksanaan pendidikan sangatlah penting dan perlu terus diperkuat.
Profesionalitas guru harus terus ditingkatkan mengingat tugas dan kewajibannya berkaitan erat dengan nasib bangsa di masa mendatang. Sebagai tenaga profesional, guru diharapkan dapat meningkatkan martabat dan perannya sebagai agen pembelajaran dan pada gilirannya dapat meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Untuk itulah pemerintah terus berupaya meningkatkan kompetensi pendidik melalui program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Program ini juga sebagai pelaksanaan amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yaitu perlu adanya pembinaan dan pengembangan profesi guru sebagai aktualisasi dari profesi pendidik. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), yang merupakan kelanjutan dari Program Pengembangan Profesi Bagi Guru Pembelajar (PPGP) bertujuan meningkatkan kompetensi guru, yang ditunjukkan dengan kenaikan
capaian nilai UKG dengan rata-rata nasional yaitu 70. Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ini dilaksanakan berbasis komunitas guru dan tenaga kependidikan (komunitas GTK).
Penjelasan mengenai program PKB ini menjadi bagian utama yang dibahas dalam rubrik Fokus
JENDELA edisi kali ini. Tidak hanya penjelasan dalam bentuk artikel, topik mengenai PKB juga
disajikan dalam bentuk infografis yang diharapkan dapat lebih mudah dipahami pembaca.
Melengkapi pembahasan topik ini, pada rubrik Resensi Buku, kami hadirkan ulasan buku berjudul
Redesain Pendidikan Guru: Teori, Kebijakan, dan Praktik. Buku setebal 278 halaman ini berisi tulisan
dari sejumlah pakar dan akademisi pendidikan yang menyampaikan pendapatnya mengenai konsep
pengembangan guru menuju guru profesional. Rubrik ini hadir di halaman 24. Pada bagian lain, JENDELA hadirkan rubrik Kebudayaan mengenai agenda Anugerah Kebudayaan, sebuah apresiasi pemerintah kepada para tokoh yang berkomitmen terhadap pewarisan nilai-nilai kebudayaan. Tahun ini sebanyak 47 orang menerima penghargaan tersebut. Selain tokoh, ada pula komunitas dan pemerintah daerah yang meraih penghargaan Anugerah Kebudayaan tersebut. Tidak kalah menariknya rubrik Kajian pada edisi
kali ini tersaji sebanyak empat halaman. Rubrik ini kami hadirkan dengan bahasa ringan, sehingga
diharapkan hasil-hasil penelitian dan kajian yang diambil dapat dimengerti, meskipun oleh pembaca
awam sekalipun. Penjelasan dalam bentuk infografis juga melengkapi rubrik ini, sehingga dapat mudah
dipahami.
Di bagian akhir majalah, rubrik Bangga Berbahasa Indonesia hadir, menyuguhkan artikel ringan yang
mengulas penjelasan tentang penggunaan partikel –kah, –lah, pun, dan –tah. Kami hadirkan lengkap
dengan contoh penggunaannya dalam sebuah kalimat. Meskipun materi ini telah diajarkan saat
di bangku sekolah, tidak ada salahnya diingatkan kembali karena faktanya masih ada yang salah
dalam penggunaan maupun penulisannya. Selamat membaca.