Majalah Jendela Edisi 10 2017 hadir sebagai salah satu bentuk inovasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam layanan publikasi serta keterbukaan informasi melalui media daring (dalam jaringan/online) kepada masyarakat. Laman ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi mengenai kebijakan Kemendikbud yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja, tanpa terbatas pada format cetak. 

Majalah Jendela Edisi 10 2017 sendiri terbit pertama kali pada 2016 yang menyajikan informasi secara mendalam tentang kebijakan dan program Kemendikbud. Majalah ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan data resmi Kemendikbud yang dapat dikutip maupun diambil manfaatnya oleh berbagai pemangku kepentingan Pendidikan dan kebudayaan lainnya.

Laman majalah Jendela Pendidikan dan Kebudayaan dapat diakses melalui komputer, laptop, maupun ponsel pintar dan dapat diunduh untuk dapat dibaca secara luring (luar jaringan/offline).

Mengapa evaluasi pembelajaran terhadap peserta didik penting? Mengapa pula perlu sistem penilaian
yang baik? Jawaban atas dua pertanyaan itu dapat pembaca temukan di edisi kali ini. Tema evaluasi
dan penilaian ini sengaja dipilih, karena memasuki bulan Maret 2017, siswa kelas akhir di jenjang SMP/
sederajat dan SMA/ SMK/sederajat menghadapi ujian sekolah (US) yang kemudian diikuti dengan
ujian nasional (UN). Ya, sebelum berjuang dalam UN, siswa harus menempuh ujian sekolah (US) terlebih dahulu. Tahun ini US ditingkatkan mutunya menjadi ujian sekolah berstandar nasional (USBN) untuk beberapa mata pelajaran. Berbeda dengan soal US yang 100 persennya dibuat oleh guru, USBN merupakan kolaborasi antara soal yang dibuat pusat (20-25persen) dan guru (75-80 persen) yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Sementara itu, pelaksanaan UN tahun ini tidak jauh berbeda dengan UN tahun sebelumnya. Hanya saja UN tahun ini diperluas pelaksanaannya dengan menggunakan komputer sebagai moda utamanya atau disebut ujian nasional berbasis komputer
(UNBK). Pelaksanaan UNBK pada 4.382 sekolah tahun lalu ternyata membawa hasil yang baik. UNBK
terbukti meningkatkan efisiensi, mutu, reliabilitas, integritas, dan kehematan pelaksanaan ujian
nasional.

Baca Juga : Majalah Jendela Edisi 65
Seluruh kebijakan baru pada pelaksanaan UN dan USBN tahun pelajaran 2016/2017, kami hadirkan
secara komprehensif di edisi kali ini. Kami sajikan lengkap dengan infografis sebagai bagian
yang tidak terpisahkan dari artikel yang ada. Infografis berisi data pelengkap dan informasi
yang diharapkan dapat lebih mudah dipahami pembaca. Kami berharap, sajian fokus utama pada
majalah edisi ini dapat memenuhi keingintahuan pembaca terhadap kebijakan baru UN dan ujian
pendahulunya.
Pada rubrik lain, kami hadirkan Resensi Buku berjudul “Penilaian Hasil Pembelajaran di Sekolah”.
Buku ini merupakan hasil penelitian yang ditulis oleh profesor di bidang penelitian dan evaluasi
pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purworejo, S. Eko Putro Widoyoko. Buku ini cocok dibaca,
baik oleh guru maupun calon guru yang ingin memperluas wawasan dan keterampilan di bidang
penilaian.
Pada rubrik Kajian, kami sajikan artikel yang harapannya dapat menambah pemahaman pembaca
tentang pentingnya penggunaan model ujian nasional berbasis komputer (UNBK), di antaranya
menghemat biaya penggadaan naskah, aspek keamanan naskah, kemudahan distribusi, dan
kemudahan proses penskoran. Artikel ini sengaja kami pilih karena pada rubrik Fokus, sajian utama
kami adalah mengenai ujian nasional (UN). Rubrik yang tidak kalah menarik tersaji dalam
Bangga Berbahasa Indonesia. Rubrik ini berisi daftar kata serapan dan kata dengan penulisan
yang tepat, lengkap dengan arti kata tersebut. Rubrik ini sengaja kami hadirkan agar kecintaan
kita terhadap bahasa Indonesia semakin meningkat. Semoga. Akhir kata kami berharap para pembaca dapat mengambil informasi yang tersaji dalam majalah JENDELA ini. Selama membaca. Salam.

download Emajalah Jendela Edisi 10 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *