Buku Saku Jajanan Sehat – Anak usia sekolah membutuhkan gizi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan baik fisik dan mentalnya. Namun demikian, anak usia sekolah di Indonesia masih menghadapi masalah gizi kurang. Satu diantara 4 anak usia sekolah menderita anemia yang dapat
mengganggu efektifitas kegiatan belajar serta pertumbuhan mereka. Terlebih lagi pada usia
tersebut mereka membutuhkan energi untuk memenuhi aktivitas, dimana pagi hari mereka
sudah berangkat ke sekolah, kegiatan belajar termasuk di sekolah maupun BDR, lanjut lagi dengan kegiatan ekstrakurikuler, bermain, sore hari mereka mengerjakan tugas dari sekolah di rumah, serta mungkin membantu orang tua. Anak usia sekolah memerlukan asupan yang kaya gizi, sehat dan aman
untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Karena itu bekal yang disiapkan keluarga dari rumah, makanan yang tersedia di sekolah baik dari kantin maupun jajanan sekitar sekolah harus memenuhi kaidah gizi seimbang serta bebas dari bahaya keamanan pangan. Kantin dan jajanan sekolah tidak hanya mempunyai peranan menyediakan makanan sehat, aman dan bergizi, tetapi juga merupakan media pembelajaran dan pembentukan perilaku sehat dan bergizi bagi siswa. Buku saku ini memuat petunjuk bagi guru dan masyarakat sekolah lainnya tentang pedoman gizi seimbang, makanan dengan kandungan gizi seimbang sesuai anjuran Isi Piringku dan komponen suatu Kantin Sehat Sekolah. Protokol
kesehatan pandemi Covid – 19 juga disampaikan agar mencegah penyebaran penyakit serta mendorong terbentuknya perilaku yang sesuai pada masa kebiasaan baru. Setelah mempelajari buku saku ini, diharapkan guru dan masyarakat sekolah mempunyai pengetahuan dalam membimbing siswa di
sekolah secara praktis demi tercapainya siswa yang berkarakter, bergizi dan berprestasi. Buku Saku Jajanan Sehat
[…] Baca Juga : Buku Saku Jajanan Sehat di Sekolah Dasar […]