peran guru kelas dalam konseling

Peran Guru Kelas dalam Layanan BK – Seiring berkembangnya zaman, banyak hal yang dulu dilakukan oleh manusia digantikan oleh mesin atau robot. Berikut ini adalah peran guru kelas dalam fungsi Bimbingan dan Konseling

  1. Fasilitator
    Sebagai fasilitator, Guru harus mampu memfasilitasi pembelajaran supaya seluruh peserta didik dapat terlibat secara aktif. Guru harus dapat memfasilitasi pembelajaran para peserta didik untuk bisa mendapatkan pengalaman yang otentik. Hal ini sesuai dengan falsafah pendidikan era 4.0
    yang lebih mengedepankan student centered. dengan fasilitator yang baik, peserta didik akan menjadi aktif dalam belajar dan dapat menggali semua potensi besar yang mereka miliki.
  2. Motivator
    Dalam proses belajar mengajar, tak jarang siswa mengalami kesulitan atau kendala dalam belajar. Guru harus dapat mengambil peran sebagai pemberi semangat pada peserta didik supaya selalu kuat menghadapi tantangan yang ada di depan mata baik langsung maupun tidak langsung serta untuk tidak mudah menyerah atau putus asa.
  3. Inspirator
    Guru tidak cukup hanya sekedar menjadi panutan yang dapat diteladani segala Perilaku dan ucapannya. Guru juga harus dapat menjadi sosok inspirasi bagi peserta didik sehingga mereka senantiasa bergerak untuk berkarya, bersemangat dalam mencapai cita-cita, dan juga dapat
    berkontribusi positif di dalam bermasyarakat.
  4. Mentor
    Sebagai mentor, Guru sepatutnya dapat menjadi rekan belajar para peserta didik. Guru harus dapat memberikan arahan dan bimbingan kepada peserta didik, bukannya bersikap sebaliknya yang dikhawatirkan siswa menjadi takut untuk berkomunikasi apalagi bersinggungan.
  5. Pemantik imajinasi dan kreativitas siswa
    Pada pendidikan di era 4.0, pembelajaran seharusnya tidak boleh kaku dan hanya berpusat pada guru. Guru dituntut untuk dapat mendesain pembelajaran yang aman, nyaman dan gembira sehingga ketika siswa sudah berada pada kondisi tersebut maka bentuk pembelajaran akan mudah
    diberikan.
  6. Pengembang nilai karakter & kerja tim
    Kolaborasi merupakan salah satu keterampilan abad 21 yang harus dikuasai peserta didik. Guru harus melatih peserta didik untuk mampu berkolaborasi dengan orang lain dan juga menanamkan nilai-nilai karakter yang positif pada peserta didik.
  7. Empati Sosial
    Guru sebagai entitas sosial harus bisa menunjukan rasa empati pada tiap-tiap peserta didik. Hal ini merupakan salah satu hal yang tidak akan dapat dilakukan oleh mesin atau robot. Empati guru juga merupakan bentuk penghargaan terhadap sisi kemanusiaan tiap peserta didik.

PERAN DAN TANGGUNG JAWAB GURU SEBAGAI MENTOR PADA SEKOLAH DASAR.

Peran Guru Kelas dalam Layanan BK – Guru sebagai mentor adalah seorang pendidik profesional yang berusaha untuk menasehati, membimbing, menunjukan jalan, serta menjaga hubungan dengan kawan seprofesi dan anak didiknya agar sama – sama menuju jalan yang benar. Guru sebagai motivator yang memotivasi anak dengan
pembelajaran yang menyenangkan.
Proses belajar saat ini banyak mengalami penurunan sehingga banyak peran yang harus dilakukan guru terutama sebagai mentor bagi peserta didiknya, agar dapat mendidik dan mengajar. Tetapi hal ini tidak terlepas dari beberapa kendala di lapangan seperti banyak ditemui minimnya kesempatan orang
tua untuk melakukan pendampingan karena sibuknya pekerjaan, kurangnya pengetahuan di bidang IT, bahkan ada sebagian orang tua peserta didik yang tidak memiliki kemampuan membaca. Berdasarkan permasalahan tersebut peran guru sangat penting dalam mengatasi kendala pembelajaran pada saat ini .
Selain yang sudah diterangkan di atas guru juga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pola pikir positif pada anak-anak. Melalui pendekatan yang tepat, guru dapat memberikan pengaruh positif kepada anak-anak dalam menghadapi tantangan dan mengembangkan sikap yang baik. Guru sebagai mentor dapat membantu anak-anak memahami dan mengatasi berbagai emosi dan kesulitan yang mereka hadapi.
Sehingga guru sebagai mentor anak dapat memberikan dukungan moral dan emosional yang diperlukan oleh anak-anak saat menjalani proses belajar. Dengan menjadi teman yang dapat dipercaya dan mendengarkan dengan penuh perhatian, seorang guru dapat membantu anak-anak mengatasi rasa
takut, kecemasan, dan ketidakpastian yang mungkin mereka rasakan. Guru juga dapat memberikan dorongan dan motivasi kepada anak-anak agar tetap bersemangat dalam mencapai tujuan mereka.

Baca juga : Asesmen Bimbingan dan Konseling Dalam Perencanaan Pembelajaran Sekolah Dasar

Peran Guru Sebagai Mentor

Mentor adalah seseorang yang memberikan bimbingan, nasihat, dan dukungan kepada individu yang lebih muda atau kurang berpengalaman dalam suatu bidang tertentu. Tujuan utama dari seorang mentor adalah membantu mentee (orang yang dibimbing) untuk berkembang secara profesional maupun pribadi, berbagi pengetahuan, serta memberikan arahan berdasarkan pengalaman yang dimilikinya.
Biasanya, hubungan mentor-mentee berlangsung dalam jangka waktu yang lebih panjang, di mana mentor bertindak sebagai contoh yang baik, memberikan umpan balik konstruktif, serta membantu mentee untuk menghadapi tantangan dan mencapai tujuan mereka. Dalam banyak konteks, mentor dapat berperan di berbagai bidang, seperti pendidikan, karier, kewirausahaan, hingga pengembangan pribadi. Peran guru sebagai mentor sangat penting dalam perkembangan akademik dan pribadi siswa. Sebagai mentor, guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar yang memberikan materi pelajaran, tetapi juga sebagai pembimbing yang membantu siswa mengembangkan potensi mereka, baik dalam aspek
kognitif, emosional, maupun sosial. Berikut adalah beberapa peran penting guru sebagai mentor dalam Peran Guru Kelas dalam Layanan BK:

a. Membimbing Siswa dalam Pengembangan Diri
Guru sebagai mentor membantu siswa untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri mereka. Melalui pendekatan yang personal, guru dapat mendengarkan kebutuhan dan aspirasi siswa, memberikan
dukungan, serta mengarahkan mereka pada tujuan pendidikan yang lebih jelas. Mentor juga memberikan umpan balik yang konstruktif agar siswa dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka dalam belajar atau kehidupan pribadi.
b. Menyediakan Dukungan Emosional
Guru sebagai mentor tidak hanya mengajar tentang pelajaran akademik, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan emosional siswa. Dalam hal ini, guru bisa menjadi tempat curhat bagi siswa yang menghadapi masalah, baik yang berkaitan dengan pendidikan maupun masalah pribadi. Menjadi
pendengar yang baik dan memberikan dukungan positif adalah salah satu aspek penting dari peran guru sebagai mentor.
c. Memberikan Bimbingan Karir
Seorang guru juga dapat membantu siswa merencanakan dan mengeksplorasi jalur karir yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Guru dapat memperkenalkan siswa pada berbagai pilihan karir, memberikan informasi tentang pendidikan lanjutan, serta memberi nasihat tentang bagaimana mencapai tujuan profesional mereka.
d. Mengembangkan Keterampilan Sosial dan Kepemimpinan
Guru mentor mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial, seperti kerjasama, komunikasi yang efektif, dan keterampilan kepemimpinan. Hal ini sangat berguna untuk membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan sosial yang lebih luas dan bekerja dalam tim. Guru dapat mengorganisasi
aktivitas ekstrakurikuler atau proyek bersama yang membantu siswa mengasah keterampilan ini.
e. Membantu Menetapkan Tujuan dan Strategi Belajar
Sebagai mentor, guru membantu siswa untuk menetapkan tujuan belajar yang realistis dan menyusun rencana atau strategi untuk mencapainya. Guru mendampingi siswa dalam menghadapi tantangan belajar, memberikan tips belajar yang efektif, serta memotivasi mereka untuk terus berusaha meskipun
menghadapi kesulitan. Selain itu, guru dapat membantu siswa memahami cara belajar yang sesuai dengan gaya belajar masing-masing, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif.
f. Menjadi Teladan
Seorang guru mentor menjadi panutan bagi siswa, tidak hanya dalam hal pengetahuan, tetapi juga dalam sikap, etika, dan nilai-nilai kehidupan. Perilaku guru dalam berinteraksi dengan siswa, rekan sejawat, dan masyarakat memiliki dampak yang besar terhadap pembentukan karakter siswa. Sikap jujur, disiplin, kerja keras, dan empati yang ditunjukkan guru dapat menginspirasi siswa untuk meniru dan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka

Sumber : kemdikbud.go.id

One thought on “Peran Guru Kelas dalam Layanan BK pada Sekolah Dasar”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *