Majalah Jendela Edisi 58

TALENTA dan prestasi menjadi dua hal yang terus dibina dan dikembangkan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang unggul. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,dan Teknologi (Kemendikbudristek) membentuk Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) untuk mewadahi hal tersebut.
Berbagai lomba dan kompetisi telah diselenggarakan oleh Puspresnas dari tahun ke tahun. Termasuk di dalamnya pembinaan bagibtalenta-talenta muda yang akan berlaga di ajang internasional. Berbagai upaya hingga apresiasi bagi peraih medali dibahas lengkap pada rubrik Fokus edisi kali ini. Tidak lupa Jendela tampilkan pendapat dari praktisi yang turut ambil bagian dalam pengembangan dan pembinaan talenta. Selanjutnya pada rubrik Resensi Buku, redaksi suguhkan buku berjudul “Orang Serampas: Tradisi
dan Pengetahuan Lokal di Tengah Perubahan”. Buku setebal 190 halaman ini bisa menjadi bacaan menarik
untuk mempelajari cara hidup salah satu suku yang mendiami pulau Sumatra ini. Simak penjelasan lebih
lengkap pada edisi ini di halaman 30. Sementara itu, pada rubrik Seputar Film Indonesia kali ini, Jendela menghadirkan ulasan film yang berjudul “Nussa”.

Baca Juga : Sekolah Pembentuk Karakter dan Budaya Toleran

Sebuah film animasi anak yang ceritanya lekat dengan kehidupan sehari-hari. Di dalamnya banyak pesan moral yang bisa diambil.Baca artikelnya di halaman 22 dan 23. Pada rubrik Kebudayaan, pembaca dapat menikmati artikel tentang Lembaga Manajemen Kolektif Musik Tradisional Nusantara yang dibentuk untuk melindungi keberadaan musik nusantara.vLembaga ini dibentuk sebagai salah satu upaya dalam pemajuan kebudayaan. Simak ulasannya dibhalaman 35 dan 36.
Di rubrik Kajian, ada suguhan artikel tentang petabmutu satuan Pendidikan di Indonesia berdasarkan akreditasi tahun 2020. Ulasannya dapat disimak di halaman 38 s.d. 40. Terakhir, rubrik yang tidak boleh dilewatkan ada Bangga Berbahasa Indonesia, yang kali ini membahas tentang perbedaan antara homonim dan polisemi. Selain itu ada juga ulasan untuk mengenal kata baku dan tidak baku. Kedua ulasan tersebut dapat dibaca di halaman 41 dan 42. Redaksi ucapkan terima kasih atas dukungan para
pembaca setia Jendela sehingga majalah ini dapat terbit untuk menjadi referensi serta tambahan
informasi mengenai kebijakan Kemendikbudristek. Jangan lupa untuk ikuti akun media sosial Jendela
di Facebook Majalah Jendela Dikbud, juga dengan mengunduh aplikasi Majalah Jendela di Play Store dan App Store. Tinggalkan jejak dengan berkomentar pada salah satu unggahan. Akhir kata, selamat membaca dan ambil manfaat dari artikel- artikel yang tersaji.

Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *